Alam Semesta

Alam Semesta


Mengenal Alam Semesta

Pengertian alam semesta mencakup macrophis dan microphis. Dalam macrophis kita mempelajari tata surya dan benda luar angkasa. Sedangkan dalam microphis kita mempelajari makhluk hidup dan setiap isi dari planet (bumi).

Bagaimana proses terbentuknya alam semesta?

Berikut adalah beberapa teori yang menjelaskan proses terbentuknya alam semesta.
  1. Teori dentuman besar (big bang theory), teori ini berlandaskan asumsi bahwa ada suatu massa yang sangat besar dan mempunyai massa jenis yang sangat besar. Karena adanya reaksi inti, kemudian meledak dengan hebat. Massa tersebut kemudian mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat ledakan.
  2. Teori keadaan tunak, menurut teori ini tidak ada awal dan tidak ada akhir, jadi alam semesta selalu tetap seperti sekarang. 
  3. Teori osilasi, sama halnya seperti teori keadaan tunak. Teori ini mengakui bahwa alam semesta berada pada keadaan tetap. Tetapi teori ini juga mengakui teori big bang (dentuman besar).

Sistem Tata Surya

Surya adalah kata lain dari matahari. Jadi sistem tata suryqa berarti suatu sistem yang teratur pada matahari, dimana matahari sebagai pusat peredaran dan dikelilingi oleh pengikut pengikutnya yaitu planet, satelit, asteroid, komet, dan meteor. Matahari, bintang, planet, satelit, asteroid, komet, dan meteor yang berada di langit, semuanya disebut benda langit.  Sebuah benda langit disebut bintang bila memiliki sumber cahaya sendiri.
Planet adalah benda langit yang tidak memiliki sumber cahaya sendiri, dan bergerak menjelajahi langit mengelili matahari dalam orbit tertentu. Oleh karena itu, planet disebut juga Si Penjelajah. Umumnya planet berotasi berlawanan arah dengan jarum jam, kecuali Planet Venus.
Satelit adalah benda langit yang tidak memiliki sumber cahaya sendiri dan bergerak mengelilingi planet tertentu sambil mengikuti ke mana planet beredar. Karena itu, satelit disebut Si Pengikut. Namun ada juga planet yang tidak memiliki satelit seperti Merkurius dan Venus.

Bumi sebagai Anggota Tata Surya

Bumi merupakan planet ke-3 tata surya. Di planet ini terdapat berbagai makhluk hidup. Adanya kehidupan di muka bumi disebabkan karena adanya lapisan atmosfer yang melindungi bumi.

Lapisan-Lapisan Bumi

  1. Inti bumi, menjadi pusat massa bumi. Disinilah aktivitas magnetik dan gaya gravitasi dibentuk serta dibangkitkan.
  2. Mantel bumi, berfungsi melapisi magma di bawah permukaan bumi.
  3. Kerak bumi, berfungsi sebagai tempat makhluk hidup bertahan hidup.

Teori-Teori Terbentuknya Bumi

  1. Teori kontraksi (oleh James Dana & Elie de Baumant), kerak bumi mengerut akibat dari konduksi panas dan mengakibatkan terbentuknya pegunungan dan lembah-lembah di permukaan bumi.
  2. Teori pergeseran benua (oleh Alfred Wegener), pergeseran tersebut akibat rotasi bumi yang menghasilkan gaya sentrifugal.
  3. Teori konveksi, bahwa aliran konveksi dimana massa dengan temperatur tinggi mengalir ke daerah temperatur rendah atau sebaliknya.

Komentar

Postingan Populer