Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi(IPTEK)

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Sebelum membahas mengenai perkembangan IPTEK, ada baiknya kita mengetahui definisi IPTEK itu sendiri. Menurut kalian apa itu IPTEK? IPTEK adalah singkatan dari 'Ilmu Pengetahuan dan Teknologi', yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan maupun wawasan seseorang di bidang teknologi. Pada dasarnya, teknologi adalah ilmu terapan, sebaliknya teknologi juga mendorong diciptakannya atau ditimbulkannya ilmu pengetahuan yang lebih maju lagi.

Tingkatan Teknologi Berdasarkan Penerapannya

  1. Teknologi Tinggi (Hi-tech). Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil ilmu pengetahun terbaru. Contoh : komputer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi, dan sebagainya. Ciri-ciri teknologi tinggi ini adalah padat modal, didukung fasilitas riset dan perkembangannya, biaya perawatan tinggi, keterampilan operatirnya tinggi, dan masyarakat penggunanya ilmiah.
  2. Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlau bedar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin.
  3. Teknologi Tepat Guna. Pada umumnya sebagai teknologi madya dengan tingkatan yang lebih sederhana. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana, dan pelaksanaannya bersifat padat karya.

Perkembangan IPTEK

  • IPTEK di Indonesia sudah berkembang sejak masa penjajahan Belanda. Pada saat itu, perkembangan IPTEK dipelopori oleh pemerintah kolonial Belanda yang menanamkan IPTEK pada pendidikan di sekolah-sekolah
  • Teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi serta penemuan yang sederhana sampai yang rumit.
  • Setelah Indonesia merdeka, IPTEK semakin berkembang pesat. Akses dalam IPTEK tidak lagi dibatasi, sehingga masyarakat Indonesia dapat melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada di Indonesia.

Peran IPTEK di Berbagai Bidang

  1. Bidang ekonomi : Meningkatkan produktivitas, memperlancar distribusi barang, mempermudah pemenuhan kebutuhan konsumen, dan sebagainya.
  2. Bidang sosial : Memperluas lapangan pekerjaan.
  3. Bidang budaya : Memerangi kemiskinan dan menjamin kemajuan bangsa.

Contoh Perkembangan IPTEK

Hasil gambar untuk internet banking
  • Internet Banking
Dunia Perbankan tidak berbeda dengan industri lainnya dimana teknologi Internet mulai menjadi merasuk dan bahkan sebagian sudah menjadi standar de facto. Internet Banking mulai muncul sebagai salah satu servis dari Bank. Servis ini mulai menjadi tuntutan dari sebagian nasabah bank, sama halnya dengan servis ATM dan phone banking. Akan aneh jika sebuah bank tidak memiliki ATM. Demikian pula tidak lama lagi akan aneh jika sebuah bank tidak memiliki Internet Banking meskipun jumlah pengguna Internet di Indonesia masih sedikit. Tuntutan ini datangnya dari nasabah yang menginginkan servis cepat, tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu), nyaman, dan murah. Hal ini dapat diberikan oleh layanan Internet Banking. Namun dibalik kemudahan dan kenyamanan tersebut terdapat aspek keamanan. Dalam sebuah survey oleh Ernst & Young tentang Information Security diperoleh informasi bahwa 66% responden mengatakan security dan privacy merupakan penghambat lebih besarnya penggunaan electronic commerce. Di lain pihak, apabila sebuah bank tidak melakukan internet banking, maka dia mengambil resiko untuk tidak berpartisipasi. Internet banking memberikan beberapa keuntungan yang lebih besar dibandingkan resikonya. Adapun keuntungan tersebut antara lain:
  1. Business expansion. Dahulu sebuah bank harus memiliki sebuah kantor cabang untuk beroperasi di tempat tertentu. Usaha ini memerlukan biaya yang tidak kecil. Kemudian hal ini dipermudah dengan hanya meletakkan mesin ATM sehingga dia dapat hadir di tempat tersebut. Kemudian ada phone banking yang mulai menghilangkan batas fisik dimana nasabah dapat menggunakan telepon untuk melakukan aktivitas perbankannya. Sekarang ada Internet Banking yang lebih mempermudah lagi karena menghilangkan batas ruang dan waktu. Layanan perbankan sebuah bank kecil dapat diakses dari mana saja di seluruh Indonesia, dan bahkan dari seluruh dunia.
  2. Customer loyality. Nasabah, khususnya yang sering bergerak (mobile), akan merasa lebih nyaman untuk melakukan aktivitas perbankannya tanpa harus membuka account di bank yang berbeda-beda di berbagai tempat. Dia dapat menggunakan satu bank saja.
  3. Revenue and cost improvement. Biaya untuk memberikan layanan perbankan melalui Internet Banking dapat lebih murah daripada membuka kantor cabang.
  4. Competitive advantage. Bank yang tidak memiliki mesin ATM akan sukar berkompetisi dengan bank yang memiliki banyak mesin ATM. Maukah anda membuka account di bank yang tidak memiliki mesin ATM? Demikian pula bank yang memiliki Internet Banking akan memiliki keuntungan dibandingkan dengan bank yang tidak memiliki Internet Banking. Dalam waktu dekat, orang tidak ingin membuka account di bank yang tidak memiliki fasilitas Internet Banking.
  5. New business model. Internet Banking memungkinan adanya bisnis model yang baru. Layanan perbankan baru dapat diluncurkan melalui web dengan cepat. 

Komentar

Postingan Populer